RASAKAN SENSASI BERMAIN DI AGEN POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI INDONESIA DENGAN MINIMAL DEPOSIT RP 10.000 & MINIMAL WITHDRAW RP 30.000 BONUS TURN OVER 0.5% BONUS REFFERAL 20% HANYA DI WWW.JAWADOMINO.NET

Senin, 24 Juni 2019

Pemberontak Huthi Serang Bandara Saudi, Satu Orang Tewas

Pemberontak Huthi Serang Bandara Saudi, Satu Orang Tewas


AGEN CASINO ONLINE

Pemberontak Huthi di Yaman kembali melancarkan serangan ke Bandara Abha, bagian selatan Arab Saudi kemarin. Koalisi Saudi mengatakan, satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.

"Sebuah serangan teroris oleh milisi Huthi yang didukung Iran terjadi di bandara internasional Abha ... Seorang warga Suriah tewas dan tujuh warga sipil terluka," kata koalisi dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Saudi Press Agency (SPA) dikutip dari Aljazeera, Senin (24/6).

Media yang dikelola pemberontak Huthi, Al-Masirah TV, mengatakan langkah itu menargetkan Bandara Abha dan Jizan dengan pesawat nirawak (drone).

TV Al Arabiya milik Arab Saudi mengatakan, sebuah pesawat tak berawak diduga menabrak tempat parkir bandara yang dimaksud.

Pemberontak Huthi telah menghantam bandara yang sama pada pertengahan bulan ini dalam serangan yang melukai 26 orang. Bandar udara itu melayani rute domestik dan regional, yang terletak 200 kilometer di sebelah utara perbatasan Yaman.

Arab Saudi adalah pemimpin dari koalisi yang didukung Barat dalam sebuah misi di Yaman sejak 2015. Negeri Petrodollar mencoba mengembalikan pemerintahan di negara itu kepada pihak yang diakui secara internasional namun digulingkan dari kekuasaan oleh Huthi pada akhir 2014.

Huthi telah meningkatkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke kota-kota Saudi dalam sebulan terakhir. Penyerangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan negara-negara Arab yang bersekutu dengan Amerika Serikat.

Riyadh menuduh Iran memasok Huthi dengan senjata yang digunakan dalam serangan 13 Juni di Bandara Abha.

Teheran dan Huthi membantah tuduhan koalisi.

Bandara Abha yang melayani rute internasional dan domestik juga telah menjadi sasaran Huthi pada Rabu, 12 Juni 2019. Saat itu, serangan dilakukan dengan rudal.

Sebuah laporan Al Jazeera menyebut 26 warga sipil menjadi korban luka. Tiga wanita dan dua anak termasuk di antara yang terluka, dan mereka adalah warga negara Arab Saudi, Yaman dan India.

Dalam sebuah pernyataan, koalisi Arab Saudi mengatakan sebuah proyektil mengenai aula kedatangan di bandara Kota Abha, menyebabkan kerusakan material.

Selain itu dalam pernyataan yang sama, koalisi mengatakan "serangan itu bisa dianggap sebagai kejahatan perang dan membuktikan bahwa Houthi telah memperoleh senjata canggih dari Iran," menambahkan pihaknya berjanji untuk mengambil langkah "segera dan tepat waktu" sebagai respons.

Tiga Hari Berselang, Kembali Menyerang

Tiga hari kemudian, 15 Juni 2019, pemberontak Huthi Yaman mengklaim telah melancarkan serangan pesawat tak berawak di dua bandara Arab Saudi secara terpisah, lapor Al-Masirah TV.

Televisi yang memiliki kedekatan dengan Huthi itu melanjutkan, serangan pertama menargetkan ruang kendali pesawat tak berawak (drone) milik militer Negeri Petrodolar di Bandara Jizan.

"Sementara serangan kedua menghantam stasiun bahan bakar di dalam Bandara Abha," lanjut Al-Masirah TV mengutip juru bicara militer Huthi Yahya Sarea. Sarea juga "menjanjikan lebih banyak serangan di bandara Negeri Petro Dolar.

Bandara yang ditargetkan terletak di dua provinsi Saudi yang terpisah, yakni Asir dan Jizan sebagaimana dikutip dari Xinhua Net.

Sementara itu terkait serangan tersebut, televisi Al Arabiya milik Saudi melaporkan bahwa pasukan pertahanan udaranya telah mencegat dan menghancurkan "rudal balistik" di atas langit kota Abha di barat daya kerajaan. Media Saudi tidak mengkonfirmasi serangan drone atau pesawat tak berawak Huthi.

Pemilu Ulang di Turki, Kandidat dari Partai Erdogan Kalah dari Oposisi

Pemilu Ulang di Turki, Kandidat dari Partai Erdogan Kalah dari Oposisi


AGEN CASINO ONLINE

Kandidat dari partai oposisi di Turki mengalahkan calon wali kota dari partainya Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pemilu ulang di Istanbul.

Menurut media pemerintah Anadolu sepert dilansir laman Reuters, Senin (24/6), Erkrem Imamoglu dari Partai Rakyat Republikan meraih 54,21 persen suara mengalahkan Binali Yildirim dari partai berkuasa sebelumnya Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin Erdogan. Selisih kemenangan Imamoglu dalam pemilu ulang ini bahkan lebih besar dari kemenangan tipis dia tiga bulan lalu.

Hasil pemilu sebelumnya dibatalkan setelah muncul protes dari kubu AKP yang menuding ada kesalahan perhitungan. Permintaan pemilu ulang ini mendapat kecaman dari dunia internasional dan kubu oposisi yang menyebut demokrasi Turki terancam.

Kemarin puluhan ribu pendukung Imamoglu merayakan kemenangan mereka di jalanan Istanbul. Imamogklu menang dengan selisih lebih dari 800 ribu suara.

"Di kota ini hari ini, kalian sudah memulihkan demokrasi. Terima kasih Istanbul," kata Imamoglu kepada pra pendukungnya yang memberi isyarat bentuk hati dengan tangan mereka, simbol yang menjadi ciri khas kampanye Imamoglu.

"Kami hadir untuk merangkul siap saja. Kita akan membangun demokrasi di kota ini, kita bangun keadilan. Di kota yang indah ini, saya berjanji, kita akan membangun masa depan."

Komisi Pemilihan Umum memang belum mengumumkan resmi hasil pemilu ulang namun dua jam setelah tempat pemungutan suara ditutup Erdogan sudah mengucapkan selamat kepada Imamoglu atas kemenangannya.

Erdogan sudah berkuasa di Turki sejak 2003, awalnya sebagai perdana menteri kemudian presiden. Dia menjadi sosok yang cukup dominan sejak pendiri Turki, Mustafa Kemal Ataturk hampir seratus tahun lalu.

Partai AKP meraih dukungan kuat di kalangan konservatif Turki dan kebijakannya di bidang ekonomi selama lebih dari satu dekade membuat perekonomian tumbuh dan erdogan meraih lebih dari 12 kemenangan dalam pemilu dan pilkada.

Namun krisis ekonomi dan keuangan membut dukungan terhadap Erdogan tergerus. Sikap Erdogan yang dinilai keras dalam mengelola pemerintahan membuat sejumlah pemilih khawatir.

Palestina Tolak Proposal Damai Bikinan Trump

Palestina Tolak Proposal Damai Bikinan Trump


AGEN CASINO ONLINE

Penasihat senior kepresidenan AS, Jared Kushner akhir pekan lalu mengumumkan proyek ekonomi sebesar USD 50 miliar, jika proposal perdamaian Israel - Palestina yang diajukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump membuahkan hasil positif.

Setengah total nominal akan digelontorkan kepada Palestina, sisanya kepada negara-negara tetangga. Kushner yang juga merupakan menantu Trump itu, menyebutnya sebagai "visi untuk apa yang mungkin terjadi jika ada perdamaian" Israel-Palestina.

"Sudah terlalu lama rakyat Palestina terjebak dalam kerangka kerja yang tidak efisien di masa lalu," kata Kushner dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu, 22 Juni 2019, seperti dikutip dari CNN.

Mahmud Abbas, presiden Palestina, segera menolak rencana itu, dengan mengatakan "situasi ekonomi tidak boleh dibicarakan sebelum situasi politik" sebagaimana dikutip dari The Independent, Senin (24/6).

"Selama tidak ada solusi politik, kami tidak berurusan dengan solusi ekonomi apa pun", katanya seperti dikutip kantor berita WAFA.

Jibril Rajoub, seorang pejabat senior Fatah, menggemakan kata-kata Abbas, mengatakan kepada lembaga penyiaran publik Israel: "Jalur ekonomi bukan solusi" dan bahwa dana itu "tidak berarti selama pendudukan terus berlanjut".

Hanan Ashrawi, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) juga mengatakan hal yang senada dengan kelompok-kelompok lainnya.

"Pertama-tama hentikan pengepungan Gaza, hentikan pencurian Israel atas tanah, sumber daya, dan dana kami, beri kami kebebasan bergerak dan kontrol atas perbatasan, wilayah udara, perairan teritorial, dll. Kemudian perhatikan kami untuk membangun ekonomi ... sebagai (pihak) yang bebas dan berdaulat," katanya.

Sementara itu, kelompok Hamas yang berbasis di Gaza, dengan tegas menjawab penawaran Kushner: "Palestina tidak untuk dijual."

Rencana ekonomi yang merupakan bagian dari proposal perdamaian Israel-Palestina ala Donald Trump itu akan dibahas dalam lokakarya di Bahrain yang akan berlangsung selama dua hari.

Otoritas Palestina memboikot konferensi. Ismail Haniyeh, pemimpin politik Hamas, telah siap mendesak Raja Hamad Bahrain untuk membatalkan pertemuan.

Sementara itu, Gedung Putih juga tidak mengundang pemerintah Israel.

Meskipun ada kemunduran, Washington masih mendorong maju, mengatakan pihaknya percaya rencana itu dapat membangun kembali wilayah Palestina dan membantu mengakhiri krisis politik dengan Israel.

Salah satu proyek terbesar akan membangun jalan raya dan mungkin jalur kereta api yang melintasi Israel dan menghubungkan Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang diblokade, yang berjarak sekitar 25 mil dari satu sama lain.

Paket ekonomi senilai USD 50 miliar yang direncanakan akan meliputi: USD 13,5 miliar dalam bentuk hibah; sekitar USD 26 miliar pada pinjaman berbunga rendah; dan sekitar USD 11 miliar dalam investasi modal swasta --semua diperuntukkan untuk ratusan proyek-proyek spesifik yang bertujuan meningkatkan ekonomi Palestina.

Satu proyek khusus adalah koridor transportasi yang menghubungkan wilayah Palestina di Gaza dan Tepi Barat dengan biaya proyek senilai USD 5 miliar.

Anggota oposisi Parlemen Israel, Yair Lapid mengkritik salah satu aspek proposal paket pengembangan ekonomi yang diajukan AS, yakni berkenaan koridor transportasi yang menghubungkan wilayah Palestina di Gaza dan Tepi Barat dengan biaya proyek senilai USD 5 miliar.

Lapid tak mempermasalahkan anggaran yang diajukan, namun, mengkritik bahwa proyek semacam itu harus dibarengi dengan jaminan keamanan untuk Israel.

Mengomentari rencana Gedung Putih secara umum, Lapid menyebutnya sebagai "upaya konstruktif" untuk membawa kembali Palestina ke meja perundingan, tetapi menyatakan skeptis, mengingat kepemimpinan politik di pihak Israel dan Palestina.

Dia juga meragukan kesediaan negara-negara Arab untuk mendanai sebagian besar paket USD 50 miliar itu.

"Dari pengalaman kami: mereka akan mengatakan 'ya' dan kemudian menghilang," katanya.