RASAKAN SENSASI BERMAIN DI AGEN POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI INDONESIA DENGAN MINIMAL DEPOSIT RP 10.000 & MINIMAL WITHDRAW RP 30.000 BONUS TURN OVER 0.5% BONUS REFFERAL 20% HANYA DI WWW.JAWADOMINO.NET

Rabu, 09 Mei 2018

Napi teroris masih tawan Bripka Iwan Sarjana di Mako Brimob

Napi teroris masih tawan Bripka Iwan Sarjana di Mako Brimob


AGEN CASINO ONLINE

Pihak kepolisian masih melakukan negosiasi untuk dapat membebaskan sandera dari tahanan teroris di Mako Brimob. Sebab situasi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok masih mencekam.

"Yang disandera satu, yaitu Brigadir Kepala Iwan Sarjana dari Densus 88 Antiteror," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setya Wasisto, mengatakan sampai saat itu pihak negosiator masih berupaya melakukan negosiasi.

"Kita masih berupaya melakukan negosiator kita dari Polri terus melakukan negosiasi di lokasi dengan harapan bisa dapatkan hasil terbaik," kata Setya dalam jumpa pers di RS Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5).

Setyo menambahkan, pihaknya tidak bisa memastikan kapan negosiasi dihentikan.

"Kita tidak ada deadline, tapi lebih cepat lebih baik, lebih bagus. Dan tim negosiasi terus bekerja dan mereka bisa diterima," harap Setyo.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Setyo, Polri meminta masyarakat tetap tenang dan tidak takut karena situasi masih dalam kendali polisi. Selain itu, dia menambahkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi-informasi tidak benar yang justru berniat provokasi dan mengalihkan fakta dengan tujuan tertentu.

"Kami akan selalu beri perkembangan terakhir pada masyarakat dan terus sampaikan sesuai fakta," jelas dia.

Jenazah Napi teroris korban kerusuhan Mako Brimob belum teridentifikasi

Jenazah Napi teroris korban kerusuhan Mako Brimob belum teridentifikasi


AGEN CASINO ONLINE

Lima dari enam jenazah korban kerusuhan Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok telah dipulangkan dari Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Kelima jenazah yang merupakan anggota Polri itu dibawa ke rumah duka masing-masing. Satu lagi, dari napi teroris belum teridentifikasi.

"Kan yang datang enam (jenazah). Pulang lima. Masih sisa satu," ujar Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kombes Edy Purnomo di Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (9/5).

Satu jenazah yang tersisa merupakan narapidana kasus terorisme. Namun Edy belum bisa memastikan identitas jenazah yang tersisa tersebut.

"Ya kan tidak ada identitasnya. (Sidik jari) Tidak terbaca. Belum ada data pembanding," kata dia.

Hingga saat ini, tim dokter RS Polri belum mendapatkan data pembanding dari keluarga jenazah. "Belum ada keluarganya yang datang," ucap Edy.

Sementara itu, tidak ada lagi penjagaan ketat di area kamar jenazah RSUD Polri Kramatjati. Petugas kepolisian berseragam lengkap yang semula menjaga area kamar jenazah sudah meninggalkan lokasi.

Garis polisi di sekitar kamar jenazah juga sudah dilepas sesaat setelah lima ambulans yang membawa jenazah anggota Polri pergi meninggalkan lokasi.

Selasa, 08 Mei 2018

Gerindra segera umumkan hasil survei kandidat cawapres Prabowo

Gerindra segera umumkan hasil survei kandidat cawapres Prabowo


AGEN CASINO ONLINE

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI, Muhamad Taufik mengaku partainya tengah menggodok belasan calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. Menurut Taufik, ketigabelas sosok tersebut masih didominasi oleh sembilan kader PKS.

"Ya belasan lah, sembilan dari PKS, sisanya nama-nama yang berkembang," ungkap dia kepada awak media di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Terkait nama berkembang, Taufik enggan menyebut subjek sosok di luar kader PKS. Namun dia membenarkan, jika nama berkembang seperti Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan, turut masuk dalam daftar internal mereka.

"Ya adalah," singkat dia.

Gerindra tengah melakukan survei internal soal cawapres pendamping Prabowo. Rencananya, dalam dua hari ke depan rilis akan dilakukan bersama rekan partai koalisi.

Namun Taufik menggarisbawahi, hasul survei ini tidak jadi harga mati pemilihan calon pendamping Prabowo di Pilpres 2019. Kelak, penentuan calon wakil presiden tetap menjadi hak mutlak Prabowo sebagai calon presiden dan juga rekan partai koalisi.

"Jadi hasil survei itu tidak satu-satunya, kan hanya jadi dasar kita mendiskusikan dengan siapa nanti Cawapres. Dan ditentukan Pak Prabowo bersama partai koalisi," tutup dia.

Diketahui sebelumnya, PKS menyodorkan ke-9 kadernya, yakni Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS saat ini Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Muzzamil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Tingkatkan pendapatan petani, Gus Ipul-Puti bakal ciptakan agrobisnis hulu hilir

Tingkatkan pendapatan petani, Gus Ipul-Puti bakal ciptakan agrobisnis hulu hilir


AGEN CASINO ONLINE

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno bakal mendorong petani untuk maju. Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf ingin menciptakan petani berjemaah agrobisnis hulu hilir.

"Nanti pendapatan petani akan meningkat sebesar 52 persen, kita sudah siapkan programnya," kata Gus Ipul saat Debat Publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (8/5).

Gus Ipul mengatakan, ketahanan pangan sangat berhubungan dengan pertanian, untuk itu perlu peningkatan secara berkelanjutan. Di antaranya meningkatan produktifitas, saat ini lahan semakin berkurang seiring dengan keberadaan perumahan dan pembangunan industri. Untuk itu, pilihan pengembangan teknologi menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

Jawa Timur sudah mengembangkan agrobisnis hulu hilir sebanyak 200-400 hektare. Proses pertanian akan dilakukan secara modern tanpa menunggu pupuk bersubsidi, kemudian produk tersebut akan dijual dalam bentuk kemasan. "Produknya sudah menjadi packing, semua sudah terencana di Jatim," ujarnya.

Selain itu, pembentukan BUMD pangan di daerah juga menjadi pilihan, dengan begitu bisa membantu petani, kemudian menciptakan petani-petani muda supaya petani mendatang lebih andal, karena petani muda ini menjadi tulang punggung kekuatan pangan secara keseluruhan dari daerah.

"Catatan kami, petani tua masih 62 persen sedangkan petani muda sangat sedikit hanya sekitar 22 persen. Ini yang harus kita tingkatkan supaya kondisi pangan bisa lebih baik dari saat ini," terang Gus Ipul.

Cawagub Sumsel janjikan WiFi gratis dan sinyal internet lebih baik

Cawagub Sumsel janjikan WiFi gratis dan sinyal internet lebih baik


AGEN CASINO ONLINE

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Selatan nomor urut tiga, Yudha Pratomo Mahyudin berjanji membuat program internet gratis dan bantuan modal guna membentuk entrepreneur. Menurutnya, program itu tidak sulit. Dia mengklaim memiliki bekal di bidang IT.

Menurut Yudha, internet menjadi hal penting untuk kemajuan daerah. Hanya saja, mayoritas daerah di Bumi Sriwijaya masih terkendala jaringan telekomunikasi. Sehingga mereka kesulitan mengakses informasi dari luar.

"Internet sudah jadi kebutuhan. Akses internet dan sinyal komunikasi bisa lebih baik dan produktif, kemajuan daerah juga salah satunya berpengaruh dari internet, ini bagian penting," ungkap Yudha, Selasa (8/5).

Jika nantinya terpilih memimpin Sumsel bersama Ishak Mekki, Yudha berjanji membangun infrastruktur telekomunikasi di setiap daerah. Agar tidak membebani APBD, implementasinya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

"Tidak sulit bagi saya untuk merealisasikannya, saya punya bekal menjadi ahli IT dan punya relasi," kata Koordinator Wilayah Sumbagsel Asosiasi Pengusaha Jasa Penyelenggara Internet Indonesia periode 2008-2011 itu.

Menurutnya, dengan jaringan telekomunikasi yang mumpuni akan membantu dalam program internet gratis di tempat-tempat vital. Termasuk seperti masjid, rumah susun dan sekolah. Dengan demikian, visi menjadikan South Sumatera Smart dapat terbentuk.

"Target kita setiap kecamatan terlayani. Beban masyarakat berkurang dan mereka bisa mengembangkan usahanya melalui internet," kata dia.

Selain WiFi gratis, pasangan yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan PBB itu juga akan membantu permodalan bagi pelaku UMKM masing-masing Rp 10 juta. Bantuan ini bukan untuk memanjakan warga tetapi untuk memicu semangat serta membentuk entrepreneur baru.

"Jika ingin ketahanan ekonomi tetap stabil, diperlukan minimal dua persen dari seratus ribu penduduk berstatus pengusaha. Nah, kami ingin membentuk minimal sepuluh ribu entrepreneur muda di Sumsel," kata dia.

Dikatakannya, usaha yang digeluti tak perlu bermodal besar. Usaha apapun asal serius dan konsisten bisa menghasilkan keuntungan berlimpah sehingga meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

"Bisa steam motor, salon, menjahit, dan sejenisnya. Yang penting tidak mudah bosan, geluti serius, dan terpenting pemerintah akan siap membantu," ucapnya.

Senin, 07 Mei 2018

Sandiaga temui JK, Fadli Zon sebut masih terlalu awal bahas Anies Cawapres

Sandiaga temui JK, Fadli Zon sebut masih terlalu awal bahas Anies Cawapres


AGEN CASINO ONLINE

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, terlalu dini untuk memutuskan duet antara Ketua Umum Prabowo Subianto dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pemilu Serentak 2019. Fadli menyebut, Gerindra akan berdiskusi dengan mitra koalisi untuk menentukan cawapres yang tepat untuk Prabowo.

Hal ini merespons pertemuan antara Ketua Tim Pemenangan Gerindra Sandiaga Uno dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pertemuan itu, Sandiaga disebut meminta izin kepada JK agar Anies diusung menjadi cawapres Prabowo. Spekulasi itu diungkap Politisi Gerindra, Arief Poyuono.

"Itu masih terlalu awal lah ya. Kita masih punya waktu yang cukup kurang lebih tiga bulan, kita akan dudukan bersama sama," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5).

Partai Gerindra, kata Fadli, masih harus membahas plus minus dari kandidat cawapres Prabowo yang saat ini ada bersama partai koalisi. Fadli memastikan partainya tidak akan memutuskan cawapres secara sepihak.

"Nanti calon yang diputuskan tentu akan digodok plus minusnya, kekuatan dan kelemahannya termasuk mengerucut kepada nanti satu calon yang disepakati bersama," klaimnya.

Sebab, menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga soliditas koalisi Prabowo. Sejauh ini juga belum ada mitra koalisi yang mengajukan nama Anies untuk mendampingi Prabowo.

Untuk itu, rencana mengusung Anies sebagai cawapres baru sebatas wacana.
Pertemuan dengan JK pun, lanjut Fadli, hanya bagian dari penjajakan.

"Belum ada, belum mengajukan, kita kan dalam posisi menerima nanti usulan-usulan dari parpol mitra koalisi. Itu nanti kita dudukan bersama," tuturnya.

Diketahui, Ketua Tim Pemenangan Gerindra, Sandiaga Uno bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK pekan lalu, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sandiaga mengaku membahas soal Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, pertemuan itu membahas agar JK bisa melepas Anies untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.

"Kan pak Anies didukung pak JK. Artinya akan meminta Pak Anies (untuk jadi cawapres Prabowo)," kata Arief.

Sebarkan kebencian di medsos, Keling terancam 11 tahun penjara

Sebarkan kebencian di medsos, Keling terancam 11 tahun penjara


AGEN CASINO ONLINE

Suyanto alias Keling warga Desa Sidorejo Kabupaten Lampung Selatan ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung. Penangkapan Keling terkait aksinya menyebarkan ujaran kebencian di sosial media. Pejabat Sementara Kepala Subdit II Ditreskrimsus Polda Lampung Kompol I Ketut Suryana menjelaskan, tersangka telah diincar selama dua minggu.

"Dia memakai akun FB untuk menyebarkan ujaran kebencian dengan menghina salah satu suku dan partai politik, sehingga menimbulkan keresahan di Lampung. Dari hasil penyelidikan, kita dapati ujaran kebencian juga di dalam ponsel Suyanto," kata Ketut kepada wartawan, Senin (7/5).

Akun FB atas inisial AS yang dipakai Suyanto merupakan milik temannya, dan AS kini telah ditetapkan sebagai saksi. Nama akun dan foto juga telah diubah Suyanto tanpa sepengetahuan AS.

"Sejauh ini masih kita dalami, apakah masih ada akun-akun lain yang digunakan untuk menyampaikan ujaran kebencian. Hasil pengembangan petugas, Suyanto dengan diam-diam meminjam akun AS, dan AS mengaku tidak mengetahui akan terjadi hal seperti ini," ungkapnya.

Ketut menjelaskan, pada saat proses penangkapan, Suyanto sedang duduk santai di teras rumah. Penangkapan itu tidak mengalami kendala berarti.

"Tidak ada perlawanan pada saat diamankan. Dia ini merupakan lulusan SMA dan mempelajari penyebaran ujaran kebencian dari belajar sendiri atau otodidak. Awalnya dari utak-atik ponsel dan mem-browsing internet," jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap posting-an berita yang beredar di medsos dan kemudian membagikan. Pastikan terlebih dahulu sumber dan baca secara lengkap konten yang sedang ditemui di media sosial.

"Tolong hati-hati menyebarkan informasi. Harus dibaca secara keseluruhan dulu. Dibaca dululah termasuk sumbernya dari mana. Karena zaman sekarang sudah eranya 'jarimu harimaumu'. Jangan sampai kejadian yang sama terulang seperti orang-orang yang sudah diamankan Subdit II," katanya.

Ketut menyebutkan dari penangkapan Suyanto, didapati barang bukti satu ponsel, satu lembar capture berisi ujaran kebencian dan satu akun Facebook atas nama Fitrahh Wong.

"Suyanto ditetapkan sebagai tersangka dan kita kenakan dua pasal berbeda. Pasal tentang ujaran kebencian SARA dan diskriminasi ras atau etnis," tegasnya.

Sementara itu tersangka Suyanto mengaku kerap melakukan ujaran kebencian dengan isu utama menyoal SARA.

"Saya sadar melakukan ujaran kebencian itu. Saya posting melalui akun Facebook yang semula bernama AS dan mengubahnya menjadi Fitrah Wong," katanya.

Pelaku dikenakan Pasal 45A ayat (2) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman penjara 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. Lalu, UU No 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras atau etnis Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf B angka 1 dengan penjara 5 tahun dan dengan Rp 500 juta.