RASAKAN SENSASI BERMAIN DI AGEN POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI INDONESIA DENGAN MINIMAL DEPOSIT RP 10.000 & MINIMAL WITHDRAW RP 30.000 BONUS TURN OVER 0.5% BONUS REFFERAL 20% HANYA DI WWW.JAWADOMINO.NET

Minggu, 04 Maret 2018

Momen haru pertemuan pemuda tunanetra dengan sang ayah di Purwakarta

Momen haru pertemuan pemuda tunanetra dengan sang ayah di Purwakarta


AGEN CASINO ONLINE

Keinginan Eka (24) warga Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kebupaten Bekasi untuk bertemu dengan sang ayah, Sulaeman (58), akhirnya terpenuhi.

Mereka berdua bertemu di kediaman calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Minggu, (4/3). Kediaman tersebut beralamat di Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

Kemarin, Eka dibawa oleh Dedi Mulyadi dari Bekasi ke Purwakarta. Malam tadi, pemuda tunanetra tersebut menginap di kediaman Dedi.

Eka berharap dapat bertemu dengan sang ayah karena lokasi rumah Dedi Mulyadi tidak jauh dari alamat rumah ayahnya itu.

Isak tangis seketika pecah saat Sulaeman bertemu dengan Eka yang tengah memainkan gitar bersama Dedi Mulyadi.

Dalam pertemuan tersebut, Eka mengaku bahagia dan berterima kasih karena silaturahminya dengan sang ayah dapat tersambung kembali.

"Alhamdulillah saya bahagia bisa bertemu dengan bapak. Walaupun jarak memisahkan, tetapi dalam hati saya selalu ada bapak," kata Eka.

Menurut keterangan Sulaeman, dirinya bukan tidak ingin mengurus Eka sendiri. Faktor perkelahian dengan keluarga baru menjadi penyebab keinginan tersebut urung dilaksanakan.

"Sudah pernah saya ajak bahkan tinggal sama saya. Tetapi, ya itu, faktor keluarga saya di sini. Jadi, kami berpisah lagi," katanya.

Rasa terima kasih pun terungkap darinya karena mendapatkan kehormatan bertemu dengan anaknya di kediaman pribadi Dedi Mulyadi.

"Saya terima kasih sekali ini Pak, bisa ketemu disini," ujarnya.

Menebar Kebahagiaan

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa masalah Eka bukan masalah pertama yang ia tangani. Calon wakil gubernur bernomor urut 4 itu mengaku sudah beberapa kali menangani masalah yang sama. Diantaranya, masalah warga Karawang.

"Saat itu pernah juga mempertemukan warga Karawang dengan orang tuanya. Saya memang ingin fokus menebar kebahagiaan," ungkapnya.

Khusus untuk Eka, Dedi menaruh perhatian khusus, disamping karena kondisinya yang tunanetra, kemampuan Eka memainkan gitar pun ia nilai mumpuni.

"Eka ini pintar bermain gitar, saya ada grup musik Emka9, nanti bisa masuk," ujarnya.

Sabtu, 03 Maret 2018

Karomultimedia Polri benarkan helikopter dipakai pernikahan di Sumut

Karomultimedia Polri benarkan helikopter dipakai pernikahan di Sumut


AGEN CASINO ONLINE

Netizen dibuat heboh oleh video helikopter yang membawa sepasang pengantin yang dibawa terbang di langit Pematang Siantar, Sumatera Utara yang kemudian mendarat di Lapangan H Adam Malik. Peristiwa itu menjadi heboh setelah rekaman video tersebut beredar pada Minggu 25 Februari silam.

Karomultimedia Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait helikopter milik Baharkam Polri yang memang dipakai untuk acara nikahan.

"Itu sedang pendalaman. Memang dari konfirmasi yang saya lakukan kepada Bidang Humas Sumatera Utara memang terjadi ada yang menikah menggunakan sarana helikopter itu," kata Rikwanto di SMK Tarbiyah Islamiyah di Jalan Tawakal Raya, Jakarta Barat, Sabtu (3/3).

Mantan Karopenmas Divhumas Mabes Polri ini pun menegaskan, kalau pihaknya masih terus melakukan pendalaman. Pendalaman yang akan dilakukan oleh pihaknya itu terutama dalam masalah penyewaan helikopter jenis Bolcow, yang saat itu tulisan POLISI ditempel 'F & T' yang diduga sebagai inisial kedua mempelai.

"Ini sedang didalami terkait dengan pelayanan masyarakat dalam kaitan simbiosis mutualisma (sama-sama saling menguntungkan) polisi dekat dengan masyarakat atau ada unsur tertentu dalam tanda petik sewa tadi ya. Masih didalami," tegasnya.

Namun, dirinya tak menampik kalau fasilitas negara bisa digunakan oleh masyarakat tapi bukan dalam kategori menyewa. Dirinya memberi contoh ketika suatu sekolah melakukan kunjungan ke Polri atau TNI, dan saat itu pasti para siswa diperbolehkan untuk menaiki kendaraan aparat tersebut.

"(Sanksi) Kalau sewa itu sudah masalah, tapi kalau kaitan dekat dengan masyarakat tidak masalah. Kan banyak kunjungan TK ke polisi naik-naik mobil keliling, ke Brimob naik panser itu biasa-biasa saja itu dalam rangka mendekatkan dengan masyarakat," jelasnya.

Terkait video heboh helikopter pengantin, Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpauw sejak awal menegaskan jika benar terjadi penyewaan maka itu bentuk penyalahgunaan aset negara. Paulus memastikan helikopter polisi tidak boleh dipakai warga biasa untuk berkeliling. Jika itu terjadi, maka dia akan memberikan tindakan pada personel yang terlibat.

Untuk kasus tersebut, dia berjanji segera menyelidiki dengan menurunkan tim Propam dan Intel. "Kalau memang nanti terdapat pelanggaran-pelanggaran baik itu aturan etika maupun kalau ada pidana ya sesuaikan aturan yang berlaku. Kita akan tindak tegas," jelas Paulus.

Hasil penyelidikan sementara, lanjut Paulus, ternyata benar helikopter tersebut dipakai pengantin yang akan menikah di Pematang Siantar. Namun persoalan ini diserahkan sepenuhnya ke Mabes Polri sebagai pemilik aset. Berdasarkan temuan tim klarifikasi, yang diketuai Irwasda Polda Sumut, Heli itu berada di sana dalam rangka membantu proses pernikahan.

"Tentang prosedur, saya harus katakan itu unprosedur. Unprosedur artinya tidak sesuai dengan prosedur," ungkap Paulus.

Kasus ini akan diproses lebih lanjut. Tidak tertutup kemungkinan pihak keluarga pengantin juga akan dipanggil. Dugaan peminjaman atau sewa-menyewa juga akan ditelusuri. Namun dia menegaskan penyelenggara hajatan itu tidak terkait dengan keluarga besar kepolisian. Dia menduga yang terjadi adalah hubungan personal yang dibangun para pihak sedemikian rupa.

"Personal pilot, karena kewenangan alat kan ada di merek. Kecuali nanti ada perintah dan petunjuk lebih lanjut, (agar) kita lakukan penyelidikan dan penyidikan dan sebagainya di sini untuk mendalami itu semua, baru kami akan lakukan," sambung Paulus.

Sesuai aturan, kata dia, helikopter Polri tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, kecuali untuk dinas. Karenanya, apabila terbukti terjadi pelanggaran, akan ada proses selanjutnya.

"Kalau seandainya diminta, Polda Sumut (akan menangani). Kalau tidak, sepenuhnya itu diserahkan kepada ankum di Mabes Polri.Kalau nanti Mabes yang menangani, ya itu nanti Mabes," jelas Paulus.

Anggota DPRD Surabaya nilai program Gus Ipul-Puti sangat terukur

Anggota DPRD Surabaya nilai program Gus Ipul-Puti sangat terukur


AGEN CASINO ONLINE

Program pasangan calon (Paslon) Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno mendapat perhatian wakil rakyat. Anggota DPRD Kota Surabaya sangat senang dengan program yang dipaparkan, karena program tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Sangat bagus programnya, mulai pendidikan (Dik Dilan) hingga penguatan ekonomi wilayah selatan serta Madura," kata Anggota DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, Sabtu (3/3).

Reni melihat, paslon ini benar-benar mengkaji bagaimana peluang-peluang yang ada di daerah. Dari peluang yang ada, paslon nomor urut dua ini mencetuskan sebagai program supaya bias menyentuh masyarakat. Program yang ada, ungkap dia, juga disesuaikan dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Saat ini, ujarnya, pihaknya telah melakukan kajian program-program yang disampaikan Gus Ipul-Puti. Dari hasil analisanya, ia menegaskan kalau program-program yang ditawarkan Gus Ipul-Puti mulai pendidikan hingga perekonomian sangat realistik. Program tersebut nantinya akan memperhatikan wilayah-wilayah. Artinya, pengembangan wilayah akan mengakomodir potensi-potensi daerah, seperti wisata dan pertanian.

Konsep yang dikembangkan paslon Gus Ipul dan Puti, bukan hanya sebagai program belaka. Namun, program tersebut sudah diukur dengan kondisi masyarakat Jatim. Kebutuhan masyarakat Jatim, telah digali kemudian dijadikan program untuk mensejahterakan masyarakat. "Saya anggap program ini bukan hanya sekedar program, tetapi dibuat dengan menghitung kekuatan APBD," ujarnya.

Dengan mengetahui program itu, Reni menerangkan kalau dirinya akan turun serta untuk mensosialisasikan program kepada masyarakat. Berbagai upaya akan dilakukan dengan serius, untuk itu pengenalan keberadaan Gus Ipul-Puti sebagai calon gubernur dilakukan dengan berkelanjutan.

Sosialisasi ke masyarakat juga dilakukan supaya mereka mengenalnya, bukan hanya wajah tetapi program-program yang akan dibawa. "Saya akan mengajak masyarakat untuk memilih nomor dua. Saya akan mensosialisasikan dengan berkelanjutan," kata salah satu kader PKS Surabaya.

Pekerjaan ini, ungkapnya, tidak bisa hanya dikerjakan beberapa orang saja, melainkan persatuan dan kesatuan masyarakat yang memiliki ide dan mau melihat Jatim menjadi lebih baik. Untuk itu, perlu dilakukan kekompakan tim dalam mengenalkan pasangan calon serta program ini.

Gus Ipul apresiasi nelayan Bangsring ubah pola tangkap ikan

Gus Ipul apresiasi nelayan Bangsring ubah pola tangkap ikan


AGEN CASINO ONLINE

Calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, mengapresiasi inisiatif dan kerja keras Ikhwan Arief, yang berhasil melakukan perubahan di tengah masyarakat nelayan. Bersama Kelompok Nelayan Samudra Bakti dari Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Ikhwan mampu mengubah pola tangkap ikan.

"Karena inisiatif dan kerja kerasnya berkolaborasi dengan semua kekuatan, Mas Ikhwan dan teman-teman berhasil menerima penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia," kata Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Sabtu (3/2) di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Dikatakan Gus Ipul, penghargaan Kalpataru tersebut merupakan salah satu capaian yang didapatkan Kelompok Nelayan Samudara Bakti yang selama ini melakukan penanaman karang di sekitaran Pantai Bangsring Banyuwangi. Dikatakan, perjuangan kelompok nelayan Samudra Bakti dimulai 10 tahun yang lalu.

Gus Ipul yang seminggu sebelumnya mengunjungi Bangsring menjelaskan, saat itu, perairan Bangsring mengalami kerusakan parah karena penangkapan ikan dengan bom dan potas yang dilakukan puluhan tahun secara turun temurun. "Sejak dulu sebagian besar nelayan Bangsring adalah nelayan ikan hias," katanya.

"Mulai tahun 1960-an mereka menangkap ikan hias dengan menggunakan potas dan juga bom. Belum lagi pengambilan karang secara besar-besaran untuk pembuatan kapur bangunan, hingga terumbu karang di perairan Bangsring rusak parah dan kami kesulitan mencari ikan hias," katanya.

Kelompok mulai melakukan perubahan, lanjut Gus Ipul, dengan mengubah pola tangkap nelayan lebih ramah lingkungan, dan membuat kawasan konservasi seluas 15 hektar di wilayah Pantai Bangsring. Di wilayah tersebut tidak boleh ada aktivitas penangkapan ikan dan pengambilan karang.

Selain itu, secara otodidak mereka melakukan transplantasi terumbu karang dengan menggunakan rak dari pipa paralon. Bibit karang yang diambil dari karang yang sehat diikat dengan senar di pipa paralon lalu ditenggelamkan di dalam laut. Saat ini ada ribuan rak palon transplantasi karang yang telah ditenggelamkan di wilayah zona perlindungan bersama.

Rak tranplantasi tersebut dibuat dengan sistem donasi dari penyumbang. Para nelayan juga melakukan perawatan secara berkala terumbu karang yang ditanam. Selain ribuan rak transplantasi di wilayah zona perlindungan, juga ada 500 apartemen ikan serta ratusan karang buatan yang kami letakkan di dalam laut. Yang terakhir ada sistem biorock agar pertumbuhan karang lebih cepat. Saat ini ada rib," kata Ikhwan.

Apa yang dilakukan Ikhwan dan kawan-kawan, kata Gus Ipul, menjadi contoh bahwa masyarakat akan maju kalau berani melakukan perubahan. "Saya dan Mbak Puti bertekad melakukan perubahan secara berkelanjutan. Saya paham benar soal Jawa Timur, karena hampir sepuluh tahun saya menjadi wakil gubernur," katanya.

Zona konservasi yang dikelola oleh nelayan Samudra Bakti tersebut saat ini dikenal dengan tempat wisata Bangsring Under Water dan telah menyedot perhatian ribuan wisatawan setiap tahunnya. Secara ekonomi, nelayan di Bangsring sudah membaik.

Jumat, 02 Maret 2018

KPK akan jerat dengan UU TPPU jika ada koruptor dari dinasti politik

KPK akan jerat dengan UU TPPU jika ada koruptor dari dinasti politik


AGEN CASINO ONLINE

Dinasti politik kembali menjadi perhatian khusus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu ketika pihaknya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra berserta mantan Wali Kota Kendari sekaligus calon Gubernur Sultra Asrun, yang merupakan ayah dari Adriatma.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, dinasti politik ini menjadi perhatian dari KPK. Saat ini pihaknya juga tidak melarang itu sepanjang semua berjalan akuntabel dan transparan.

"Tetapi faktanya penangkapan yang dilakukan KPK itu selalu ada beberapa yang saya katakan tadi bapak, ibu, anak dan seterusnya. Nah harapan kita kalau pun ini terjadi. Ya jangan melakukan korupsi itu saja intinya," kata Basaria di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (2/3).

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Namun, hal itu baru bisa diterapkan oleh pihaknya apabila memenuhi sebuah unsur yang ada.

"Kalau TPPU kita sudah sepakat sepanjang pelaku atau para koruptor dan unsurnya terpenuhi kita sepakat penerapan UU TPPU dimana kita tahu efek jera yang paling efektif adalah memiskinkan yang berangkutan. Jadi siapapun kita sepakat unsur terpenuhi kita akan terapkan UU TPPU," tandasnya.

Polda Sumut akhirnya akui helikopter Polri bawa pengantin

Polda Sumut akhirnya akui helikopter Polri bawa pengantin


AGEN CASINO ONLINE

Polda Sumut akhirnya mengakui helikopter Polri telah digunakan pengantin pada pesta pernikahan di Pematang Siantar. Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut persoalan ini diserahkan sepenuhnya ke Mabes Polri sebagai pemilik aset.

Berdasarkan temuan tim klarifikasi, yang diketuai Irwasda Polda Sumut, Paulus mendapat laporan bahwa pada Minggu (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB, ada helikopter Polri yang digunakan di Pematang Siantar. Heli itu berada di sana dalam rangka membantu proses pernikahan.

"Tentang prosedur, saya harus katakan itu unprosedur. Unprosedur artinya tidak sesuai dengan prosedur," sebut Paulus.

Jenderal berbintang dua ini menyatakan pihaknya menggunakan istilah indikasi yang kuat karena mereka belum melakukan langkah-langkah lebih lanjut. Mereka baru sebatas menurunkan tim klarifikasi. Masih perlu dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pihak.

Sesuai aturan, helikopter Polri tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, kecuali untuk dinas. Karenanya, apabila terbukti terjadi pelanggaran, akan ada proses selanjutnya.

Paulus menyebut kepolisian Polda Sumut tak berwenang memberikan sanksi karena helikopter dan awaknya berstatus BKO (Bawah Kendali Operasi) Polda Sumut yang dikirim Mabes Polri. Sehingga kasus ini harus dilaporkan ke Ditpolairud Baharkam Polri sebagai atasan yang dapat menghukum (ankum).

"Kecuali nanti ada perintah dan petunjuk lebih lanjut, (agar) kita lakukan penyelidikan dan penyidikan dan sebagainya di sini untuk mendalami itu semua, baru kami akan lakukan," sambung Paulus.

Dia menjelaskan awak helikopter itu sebenarnya sudah menyelesaikan tugas sebulan BKO di Polda Sumut pada 28 Februari lalu. Mereka mengawaki 1 unit helikopter yang memang ditempatkan Mabes Polri di Sumut.

"Tanggal 28 itu seharusnya sudah selesai, pergantian krunya. tapi helinya tetap di sini," jelas Paulus.

Mantan Kapolda Papua juga menegaskan penyelenggara hajatan itu tidak terkait dengan keluarga besar kepolisian. Dia menduga yang terjadi adalah hubungan personal yang dibangun para pihak sedemikian rupa.

"Personal pilot, karena kewenangan alat kan ada di mereka," jelas Paulus.

Kasus ini akan diproses lebih lanjut. Tidak tertutup kemungkinan pihak keluarga pengantin juga akan dipanggil. Dugaan peminjaman atau sewa-menyewa juga akan ditelusuri.

Namun, Polda Sumut masih menunggu perintah. Proses lanjut itu bergantung pada kebijakan Mabes Polri. "Kalau seandainya diminta, Polda Sumut (akan menangani). Kalau tidak, sepenuhnya itu diserahkan kepada ankum di Mabes Polri.Kalau nanti Mabes yang menangani, ya itu nanti Mabes," jelas Paulus.

Seperti diberitakan, sejumlah video beredar di media sosial tentang pasangan pengantin yang menggunakan helikopter diduga milik Polri, sejak terbang hingga mendarat. Selanjutnya pasangan pengantin turun, mereka kemudian melintasi karpet merah. Peristiwa itu terjadi di Lapangan H Adam Malik, Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (25/2) lalu.

Khofifah janjikan buka 'kran' eksport buah paprika ke petani Pasuruan

Khofifah janjikan buka 'kran' eksport buah paprika ke petani Pasuruan


AGEN CASINO ONLINE

Melalui Bhakti ke-6: Jatim Agro, Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap produk pertanian lokal bisa merambah pasar global. Bhakti ke-6 adalah satu dari 9 Program Nawa Bhakti Satya yang menjadi andalan pasangan nomor urut 1 di Pilgub Jawa Timur 2018.

Dalam rangka navigasi program Nawa Bhakti Satya itu, hari ini, Jumat (2/3), Khofifah mengunjungi greenhouse paprika di Nongkojajar, Pasuruan. Di tempat ini, cara tanam yang diterapkan para petani, menggunakan sistem hidroponik.

Menurut Khofifah, buah paprika tidak bisa ditanam di sembarang tempat, karena membutuhkan ketinggian tertentu. Untuk itu diperlukan sistem hidroponik. "Pasti teknologi ini lumayan investasinya," kata mantan Menteri Sosial ini di sela kunjungannya.

Maka dari itu, Khofifah sangat berharap, paprika yang dipanen para petani tidak hanya untuk kebutuhan lokal atau dalam negeri saja. Tapi juga harus bisa merambah pasar internasional. Dan melalui Bhakti ke-6: Jatim Agro, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestinato Dardak akan berupaya membuka 'kran' eksport untuk produk lokal.

"Karena apa? Kualitasnya, sebetulnya sangat kompetitif kalau ada mediasi untuk bisa eksport. Tentu pengembangan ini akan lebih profitable lagi," tegas Khofifah yang juga ketua umum PP Muslimat NU.

Khofifah mengaku kagum dan sangat mengapresiasi para petani paprika di sentra pertanian yang ada di daerah Nongkojajar. Salah satunya adalah Wawan, yang sukses dengan inovasi teknologi pertaniannya.

Apalagi, dari tangan dingin Wawan inilah, perkebunan paprika di Nongkojajar bisa menjadi bagian dari kekuatan daerah di Pasuruan. "Beliau ini yang punya produksi (perkebunan) paprika dengan kualitas andal," sanjung Khofifah.

Sementara Wawan berharap, jika pasangan Khofifah-Emil terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Jawa Timur 2018 nanti, lebih memperhatikan para petani. Khususnya petani paprika, ada penambahan lahan untuk mengembangkan usaha.

Sampai saat ini, kata Wawan, pangsa pasar paprika milik petani Nongkojajar masih sekitar Surabaya, Bandung, Kalimantan, dan Sulawesi. Dan seandainya bisa tembus ke luar negeri, tentu dia dan rekan-rekannya sesama petani paprika sangat senang.

"{Makanya kami mendukung program Bu Khofifah soal pertanian (Bhakti ke-6). Apalagi saya ini, memang dari dulu, sejak dua kali Pilgub (2008 dan 2013) selalu memilih Bu Khofifah," aku Wawan.

"Saya berharap kali ini bisa terpilih dan mau membantu petani. Mungkin bantuannya, nanti ke depan, kita kembangkan area pertanian greenhouse seperti ini pengembangannya," harap Wawan.