RASAKAN SENSASI BERMAIN DI AGEN POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI INDONESIA DENGAN MINIMAL DEPOSIT RP 10.000 & MINIMAL WITHDRAW RP 30.000 BONUS TURN OVER 0.5% BONUS REFFERAL 20% HANYA DI WWW.JAWADOMINO.NET

Senin, 14 Mei 2018

Ketum PPP kutuk pengeboman Mapolrestabes Surabaya & pelibatan anak dalam aksi teror

Ketum PPP kutuk pengeboman Mapolrestabes Surabaya & pelibatan anak dalam aksi teror


AGEN CASINO ONLINE

Tanah Air berduka atas rentetan ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, mengutuk keras tindakan terorisme terakhir di Mapolrestabes Surabaya pagi tadi karena sangat biadab dan tak berperikemanusiaan.

"PPP kembali mengutuk bom Mapolrestabes Surabaya pagi ini dan menyatakan pelakunya dan dalangnya adalah biadab, antikemanusiaan dan anti-Ketuhanan," kata Romy, sapaannya, dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com Senin (14/5).

Romy juga mengutuk adanya pelibatan anak di bawah umur dalam aksi terorisme. Kata dia, hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Pelibatan ini jelas melanggar perintah agama, konvensi PBB tentang hak-hak anak, dan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak," ujarnya.

Dalam hal penanganan terorisme, PPP, kata Romy, mendukung Presiden Joko Widodo yang sempat mendesak DPR untuk segera menyelesaikan Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Anggota Komisi III ini juga akan mendesak Fraksinya di DPR untuk memastikan revisi itu cepat selesai.

"Segala bentuk perbedaan definisi terorisme, pelibatan TNI dan kewenangan Polri, tindakan pre-emptive dalam rangka menangani terorisme, agar segera dilakukan rekonsiliasi pandangan secara marathon di awal masa sidang ini," ungkapnya.

"Fraksi PPP untuk mengambil langkah-langkah yang memastikan RUU Terorisme segera diselesaikan pada masa sidang yang dimulai 18 Mei ini dan tuntas sebelum Lebaran Idul Fitri 1439 H," ucapnya.

Tanah Air berduka atas rentetan ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, mengutuk keras tindakan terorisme terakhir di Mapolrestabes Surabaya pagi tadi karena sangat biadab dan tak berperikemanusiaan.

"PPP kembali mengutuk bom Mapolrestabes Surabaya pagi ini dan menyatakan pelakunya dan dalangnya adalah biadab, antikemanusiaan dan anti-Ketuhanan," kata Romy, sapaannya, dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com Senin (14/5).

Romy juga mengutuk adanya pelibatan anak di bawah umur dalam aksi terorisme. Kata dia, hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Pelibatan ini jelas melanggar perintah agama, konvensi PBB tentang hak-hak anak, dan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak," ujarnya.

Dalam hal penanganan terorisme, PPP, kata Romy, mendukung Presiden Joko Widodo yang sempat mendesak DPR untuk segera menyelesaikan Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Anggota Komisi III ini juga akan mendesak Fraksinya di DPR untuk memastikan revisi itu cepat selesai.

"Segala bentuk perbedaan definisi terorisme, pelibatan TNI dan kewenangan Polri, tindakan pre-emptive dalam rangka menangani terorisme, agar segera dilakukan rekonsiliasi pandangan secara marathon di awal masa sidang ini," ungkapnya.

"Fraksi PPP untuk mengambil langkah-langkah yang memastikan RUU Terorisme segera diselesaikan pada masa sidang yang dimulai 18 Mei ini dan tuntas sebelum Lebaran Idul Fitri 1439 H," ucapnya.

Minggu, 13 Mei 2018

Gus Ipul, kiai dan ribuan santri deklarasi anti terorisme & radikalisme

Gus Ipul, kiai dan ribuan santri deklarasi anti terorisme & radikalisme


AGEN CASINO ONLINE

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak ribuan santri, ulama, kiai dan bu nyai mendeklarasikan anti terorisme dan radikalisme. Deklarasi kali ini digelar di alun-alun Jombang, Minggu (13/5) sore.

Pembacaan deklarasi ini, dipimpin oleh KH Muzaki, salah satu pengasuh pesantren Tebuireng, yang kemudian ditirukan oleh seluruh jemaah termasuk Gus Ipul. Hadir pula Wali Band yang mengajak jemaah untuk bersholawat bersama kiai.

Melalui deklarasi ini, Gus Ipul pun berharap tak ada lagi aksi terorisme, khususnya di Jawa Timur.

"Kami berharap ini menjadi kejadian terakhir. Bersama ulama dan tokoh masyarakat, kita bersama mengambil langkah antisipasi," kata Keponakkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

"Bersama ulama, kiai, dan santri, kita telah mendeklarasikan Jawa Timur yang damai. Kita ingin Indonesia tetap tegak, aman dan damai. Kita tegaskan bahwa Kita Tidak Takut!," ujarnya.

Di dalam penjelasannya, untuk menangkal paham radikal, ia menyebut adanya penguatan pesantren.

Dengan pemahaman utuh dari penjelasan ulama dan kiai soal agama sekaligus mencegah berbagai hasutan paham radikal berkedok agama.

"Contohnya melalui deklarasi ini. Deklarasi ini adalah sumbangan pemikiran dari para ulama dan santri untuk antisipasi kejadian serupa terulang sekaligus mewujudkan Jawa Timur yang damai dan adem," kata Gus Ipul.

"Dengan mengajak ulama serta kiai, kita juga akan mencegah perekrutan sel-sel teroris, khususnya di Jawa Timur," ujarnya.

Gus Ipul menambahkan, selain terkait paham radikal, sel teroris tumbuh juga karena permasalahan sosial ekonomi.

Kesejahteraan yang belum merata membuat beberapa golongan masyarakat mudah dihasut.

"Sehingga, ke depan kami mengedepankan konsep pembangunan yang memeratakan kesejahteraan," ujar kandidat yang mengusung tema pembangunan, 'Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur' ini.

"Ini salah satu kunci. Memperkuat harmoni di dalam masyarakat, salah satu kuncinya, masyarakatnya sejahtera bersama," lanjut salah satu Ketua PBNU ini.

Tak lupa, ia juga kembali menyampaikan bela sungkawa. "Ini musibah yang luar biasa. Kami mengucapkan bela sungkawa," katanya.

"Ke depan kami berharap penegak hukum melakukan langkah antisipasi. Di antaranya, bekerja sama dengan masyarakat," kata dia.

Dan berikut bunyi deklarasi Anti Terorisme dan Radikalisme forum pesantren :

Kami forum pesantren dan elemen masyarakat Jombang menyatakan:


1. Mengutuk keras tindakan terorisme, radikalisme, dan tindakan apapun yang bisa mengancam stabilitas nasional serta keutuhan NKRI.

2. Mengutuk oknum penyebar berita bohong, berita yang berisi SARA, bernada kebencian, bersifat menghasut, dapat memecah belah persatuan, dan kesatuan bangsa, yang merugikan orang lain.

3. Memohon kepada aparat negara yang berwenang untuk menindak tegas perilaku terorisme, radikalisme, dan penyebar berita hoax sesuai hukum yang berlaku.

4. Negara dan rakyat tidak boleh kalah dan tidak boleh takut terhadap semua perilaku terorisme dan radikalisme yang terjadi di Indonesia

5. Selalu memohon rahmat hidayah serta maunah kepada Allah untuk bangsa Indonesia dan mendukung pelaksanaan pilkada yang damai, jujur, dan santun.

6. Mengucapkan bela sungkawa dan duka cita mendalam terhadap korban terorisme yang terjadi di Indonesia.

Bamusi: Bom Bunuh diri di Surabaya tidak dibenarkan agama manapun

Bamusi: Bom Bunuh diri di Surabaya tidak dibenarkan agama manapun


AGEN CASINO ONLINE

Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), organisasi sayap keislaman PDI Perjuangan, mengecam aksi terorisme ledakan bom bunuh diri yang terjadi di wilayah Surabaya, Jawa Timur dan mengakibatkan korban tewas serta meninggal dunia.

"Bamusi mengutuk dan mengecam keras aksi terorisme ledakan bom bunuh diri yang terjadi di saat umat Kristiani sedang melakukan ibadah. Tindakan ini sungguh keji dan tidak berperikemanusiaan," ujar Sekretaris Umum Bamusi, Nasyirul Falah Amru, Minggu (13/5).

Gus Falah sapaan akrab Falah Amru menuturkan dalam ajaran Islam dan agama manapun tidak diajarkan untuk melakukan aksi terorisme. Semua ajaran agama yang ada di Indonesia selalu mengajarkan cinta kasih kepada semua umat manusia.

"Aksi terorisme yang mengatasnamakan agama tidak dibenarkan oleh agama Islam dan agama lainnya. Kita tidak boleh menolerir tindakan-tindakan terorisme mrngatasnamakan agama tersebut," ujarnya.

Pria yang menjabat sebagai Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut, menyampaikan rasa suka dan belasungkawa kepada para korban meninggal serta luka-luka akibat kejadian bom bunuh diri di wilayah Jawa Timur tersebut.

"Kepada keluarga korban meninggal dan luka-luka semoga diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini," ungkapnya.

Lebih jauh, Gus Falah berharap kepada pihak kepolisian untuk bisa segera menangkap sisa-sisa jaringan pelaku bom bunuh diri. Sehingga masyarakat akan merasakan rasa aman dan tentram saat melaksanakan ibadah.

"Selain itu, untuk semua anak bangsa harus bergandeng tangan memerangi radikalisme dengan menebarkan perdamaian dan menjadi rahmat bagi semesta alam sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," ungkap anggota Komisi VII DPR Fraksi PDI Perjuangan itu.

Korban tewas bom Surabaya bertambah, total 13 orang, 41 luka-luka

Korban tewas bom Surabaya bertambah, total 13 orang, 41 luka-luka


AGEN CASINO ONLINE

Korban tewas bom Surabaya kembali bertambah. Kini, korban meninggal dunia menjadi 13 orang. Sementara 41 lainnya luka-luka.

"Ada 13 orang meninggal," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung saat dikonfirmasi, Minggu (13/5).

Seluruh korban tengah dirawat di sejumlah rumah sakit. Pada papan pengumuman Rumah Sakit dr Soetomo tertulis, ada enam pasien yang ditangani di sana. Empat orang segera menjalani operasi oleh tim kedokteran. Satu orang meninggal dan seorang lagi diperbolehkan pulang.

Masing-masing korban bom gereja itu adalah Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Ahmad Nurhadi dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Martha Jumani dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya; Giri dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya; Sonia dari Gereja Santa Maria Tak Bercela; dan Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Sabtu, 12 Mei 2018

Jokowi kaget bisnis pecel lele bisa untung 1.000 persen

Jokowi kaget bisnis pecel lele bisa untung 1.000 persen


AGEN CASINO ONLINE

Presiden Joko Widodo memuji santri Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Pasuruan, Jawa Timur bernama Choirul Anam yang pernah memiliki usaha berdagang lalapan dan ayam goreng dan dapat menghasilkan untung 1.000 persen.

"Saya ingin satu santri yang memiliki usaha meski kecil-kecil tidak apa-apa. Silakan maju ke depan," kata Presiden Joko Widodo di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Pasuruan, Sabtu (12/5).

Seperti dilansir dari Antara, seorang santri bernama Choirul Anam yang duduk di kelas XII SMA Al-Hikmah pun maju ke panggung.

"Punya bisnis apa?" tanya Presiden.

"Bisnis lalapan ada lele, ayam," jawab Anam.

"Jualan di mana?" tanya Presiden.

"Jualan di sini waktu ada acara," jawab Anam.

"Modal berapa?" tanya Presiden.

"Kurang lebih Rp 200 ribu," jawab Anam.

"Untung berapa?" tanya Presiden.

"Rp 2 juta," jawab Anam yang disambut tepuk tangan hadiri.

"Wah modal Rp 200 ribu untung Rp 2 juta? Untung 1.000 persen, Alhamdulillah, diterusin enggak?" tanya Presiden.

"Sudah enggak," jawab Anam.

"Loh gimana sih?" tanya Presiden.

"Banyak kegiatan," jawab Anam.

"Ya sebetulnya kegiatan dan usaha bisa dibarengkan, pararel, apalagi Rp 200 ribu jadi Rp 2 juta. Tidak ada bisnis yang untungnya 1.000 persen sekarang, enggak ada, kecuali jualan lalapan dan lele tadi. Kenapa enggak diteruskan buka warung di deket Ponpes? Kenapa?" tanya Presiden.

"Banyak kegiatan," jawab Anam.

"Nanti saya minta izin ke Pak Kyai mau enggak? Saya minta izin ke Pak Kyai Idris," tanya Presiden.

"Sudah mau lulus," jawab Anam.

"Setelah lulus mau apa?" tanya Presiden.

"Kuliah," jawab Anam.

"Kuliah sambil jualan lalapan dan lele mau enggak?" tanya Presiden.

"InsyaAllah mau," jawab Anam.

"Kuliah di mana?" tanya Presiden.

" Surabaya," jawab Anam.

"Di mana?" tanya Presiden.

"Universitas Airlangga," jawab Anam.

"Nanti kalau sudah diterima di Universitas Airlangga temui saya. Saya beri modal dah. Minta modal berapa? Minta ke saya ke saya harus cepat, yang namanya usaha harus ada 'business plan', kalkulasi berapa?" tanya Presiden.

"Belum tahu," jawab Anam.

"Modal kan tadi 200 ribu, saya masih kuat lah bisa itu, kelihatannya saya lihat feeling bisnisnya ada itu makasih," kata Anam.

Hadir juga dalam acara itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Kota Wyndham di Australia ini panasnya kebangetan!

Kota Wyndham di Australia ini panasnya kebangetan!


AGEN CASINO ONLINE

Meski sudah tinggal di Kota Wyndham, Australia selama 22 tahun, Paul Cavanagh, mengaku kota kecil yang ramah itu kerapkali terasa seperti oven.

Cavanagh mengaku pernah melihat aspal jalanan yang meleleh dan mengalir ke selokan di kota paling barat di Australia Barat ini.

Kondisi seperti itu memang bukan hal aneh di Wyndham, yang suhu rata-ratanya merupakan yang tertinggi dibandingkan kota lainnya di Australia.

Sejak tahun 1988, suhu rata-rata siang dan malam sepanjang tahun mencapai 29,3 derajat Celcius.

Suhu di kota ini bisa mencapai 40 derajat selama beberapa hari, namun suhu maksimum rata-rata tahunan yaitu 35,6 derajat Celcius.

Meskipun tinggal di rumah insulasinya terbilang bagus, serta dilengkapi beberapa jendela dan atap putih yang sinar matahari, namun tagihan listrik Cavanagh mencapai 800 dolar Australia setiap dua bulan. Artinya, pendingin ruangan di rumah itu hampir tidak pernah dimatikan.

"Bulan terburuk mungkin Januari. Jika tidak ada hujan, panasnya tak tertahankan," ujarnya, seperti dikutip dari Australiaplus (12/5).

"Rasanya kepala kita seperti dimasukkan ke microwave, lalu hujan pun akan turun," tambahnya.

Kota Wyndham, Australia yang terletak di East Kimberley ini dikelilingi oleh hamparan lahan berlumpur dan bebatuan.

"Yang menyenangkan kalau ada hujan atau kalau musim hujan yaitu cuaca akan mendinginkan bebatuan," kata Cavanagh.

"Tetapi jika tidak ada hujan, suhu bebatuan itu sepertinya naik setiap hari. Kita seperti hidup dalam oven besar," tambahnya.

Cavanagh mengatakan selama musim panas, bekerja di luar ruangan pada siang hari itu sama sekali tidak mungkin dilakukan.

Dia mengatakan, biasanya orang mulai keringatan di pagi hari meski berada di ruang ber-AC. Jadi saat tengah hari panasnya luar biasa.

Warga Wyndham lainnya Kym Shepard menggambarkan kota kelahirannya ini "unik".

"Hanya orang tertentu yang bisa tinggal di Wyndham dan punya ketahanan tertentu," katanya.

"Wyndham dikelilingi perbukitan, jadi panasnya cenderung terjebak di sini," ujarnya.

Meski ada kolam renang di kota ini, namun berenang untuk mendinginkan diri tidak selalu jadi pilihan terbaik. Di sekitar kolam renang, di kawasan berair sering ada buaya berkeliaran.

"Airnya pun panas seperti berenang dalam sup. Panas, lengket dan tidak membuat kita merasa dingin," kata Shepard.

Selain itu, kolam renang di kota ini pun sudah ditutup pekan lalu setelah dirusak orang tak bertanggung jawab.

Warga setempat mengatakan tidak akan terlalu banyak masalah sekarang karena sedang memasuki musim kemarau dan cuaca mulai mendingin.

Tentu saja yang dimaksud "dingin" di sana yaitu suhu hingga pertengahan 30-an derajat.

Shepard sendiri sekarang pindah ke Kununurra yang sedikit lebih sejuk, sejam perjalanan dari Wyndham.

"Kalau sekarang saya ke Wyndham, sangat menyiksasi rasanya. Panasnya menerpa semua orang di sana," katanya.

Ungkap busung lapar di Purwakarta, Ridwan Kamil dituntut minta maaf

Ungkap busung lapar di Purwakarta, Ridwan Kamil dituntut minta maaf


AGEN CASINO ONLINE

Kepala Desa Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta Uci Sanusi menuntut permintaan maaf secara terbuka dari Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Tuntutan itu muncul menyusul pernyataan Emil bahwa di Desa Cadasmekar terdapat warga yang mengalami busung lapar. Sehingga hal itu dianggap telah melukai masyarakat desa, karena dinilai merusak nama baik desa dan masyarakatnya.

"Kami menunggu permintaan maaf Pak Ridwan Kamil secara terbuka. Karena apa yang kemarin dipertontonkan itu merupakan kebohongan yang nyata. Desa kami disebut punya penderita busung lapar, ini melukai masyarakat, ulama dan aparat desa," katanya di Purwakarta, Sabtu (12/5).

Sebaliknya, dia mengatakan program beras perelek telah berhasil menjadi piranti menjaga ketahanan pangan. Karena itu, berbagai penyakit seperti busung lapar dan gizi buruk yang diakibatkan kekurangan pangan itu tidak pernah ada.

"Kalau benar ada busung lapar di desa kami, jabatan saya taruhannya. Saya siap mundur dari jabatan kepala desa," tegasnya.

Jika permintaan maaf tidak juga disampaikan, pihaknya tidak segan menempuh jalur hukum. "Kami siap melaporkan kepada pihak berwajib. Catat kata-kata saya," ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Sukasari, Soleh. Hasanudin (18) yang disebut Ridwan Kamil mengidap busung lapar merupakan warga Kampung Nagrak, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.

Dia sedang menimba ilmu Agama di Pesantren Daarul Tawwabiin di Desa Karoya, Kecamatan Tegalwaru. Oleh tim kampanye Ridwan Kamil, Hasanudin dibawa ke sebuah rumah di Kampung Buni Geulis, Desa Cadasmekar untuk keperluan gimmick kampanye.

"Saya rutin bersama kader kesehatan di Sukasari memeriksa warga, tidak ada itu busung lapar. Pak Ridwan Kamil harus minta maaf secara terbuka," katanya.

Hasanudin sendiri membantah bahwa dirinya mengidap penyakit busung lapar. Dia mengaku bisa beraktivitas secara normal sehari-hari di pesantrennya. Asupan makanan yang cukup pun biasa dia dapatkan di pesantren tersebut.

"Normal makan mah biasa, di pesantren kan banyak kolam ikan, bapak juga punya kolam ikan di Jatiluhur. Biasanya kalau di pesantren makannya sama nasi liwet," kata Hasanudin.

Berdasarkan keterangan Hasanudin, seorang alumni pesantrennya mendatangi dia di pagi buta. Dia diminta naik motor menuju Desa Cadasmekar. Di rumah milik Susanti (26) dan Ibnu Faturohman (27) yang merupakan tim sukses Ridwan Kamil, Hasanudin mengaku disuruh tidur di atas kasur lantai.

"Saya dibangunin jam 4 subuh, terus di rumah itu disuruh tiduran. Pulangnya, dikasih 10kg beras dan 1kg deterjen," katanya bercerita.

Hasanudin pun menampik jika keluarganya disebut kurang mampu. Pasalnya, sang ayah, Ujib (56) memiliki kolam jaring apung yang luas di Danau Jatiluhur. Terkait pengakuannya tidak makan daging, dia menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan tradisi di pesantrennya.

"Kalau di pondok mah kan memang tidak makan daging, kalau pulang baru sesekali makan daging. Kalau makan ikan sering, karena bapak kan punya kolam jaring apung," pungkasnya.