RASAKAN SENSASI BERMAIN DI AGEN POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI INDONESIA DENGAN MINIMAL DEPOSIT RP 10.000 & MINIMAL WITHDRAW RP 30.000 BONUS TURN OVER 0.5% BONUS REFFERAL 20% HANYA DI WWW.JAWADOMINO.NET

Kamis, 17 Mei 2018

Dilaporkan Bawaslu ke Bareskrim, Sekjen PSI berdalih sedang dizalimi

Dilaporkan Bawaslu ke Bareskrim, Sekjen PSI berdalih sedang dizalimi


AGEN CASINO ONLINE

Bawaslu melaporkan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dan Wakil Sekjen PSI Chandra Wiguna ke Bareskrim Polri. Hal ini merupakan tindak lanjut dari temuan Bawaslu dan pembahasan di sentra Gakkumdu (penegakkan hukum terpadu) atas adanya dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Menanggapi itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengklaim partainya sebagai parpol anak muda sangat taat asas hukum. Selain itu, menghargai dan menghormati proses hukum.

Meskipun begitu, Toni, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa, partainya tetap akan memberikan perlawanan atas keputusan Bawaslu yang melaporkan ke Bareskrim Polri.

"Akan tetapi kami juga merasa kecewa prihatin keputusan yang diberi Bawaslu, kami akan lakukan perlawanan kepada keputusan tersebut lewat prosedur hukum yang tersedia," ujar Toni dalam konferensi pers, di Kantor PSI, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Selain itu, Toni juga merasa bahwa PSI sebagai parpol baru sedang dizalimi dan seakan dihalang-halangi oleh kekuatan politik tertentu. Karena, ia merasa adanya proses tidak adil terhadap partainya.

"Kami merasa dizalimi. Kok tidak ada tindak lanjut dari pelaporan itu? Sebagai partai baru, kami merasa dikerjain. Apakah karena kami partai baru? Apakah karena beking besar di belakang PSI, kami melakukan seperti itu?" kata Toni.

Munculnya persoalan ini akibat adanya iklan oleh partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu muncul di beberapa media cetak nasional dan daerah pada tanggal 23 April 2018 dengan menampilkan identitas partai seperti lambang partai dan nomor urut peserta pemilu.

Selain itu, ditampilkan juga di dalamnya foto Jokowi, serta hasil survei partai dengan judul 'Alternatif Cawapres dan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo' yang berisi nama dan foto calon cawapres juga calon menteri periode 2019-2024.

Menurut Toni, apa yang dilakukan oleh partainya bukan lah mendahului jadwal kampanye atau cuti start. Namun, justru memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan mengajak partisipasi mereka dalam proses politik.

Contohnya ketika mempublikasikan 12 nama cawapres dan sederet nama sebagai daftar calon menteri dalam media cetak itu untuk diberi masukan dan dikritisi oleh masyarakat. Agar kata dia, masyarakat nantinya tidak memilih kucing dalam karung akibat dalam waktu yang singkat ini, rakyat dapat mengetahui siapa yang akan jadi pemimpin mereka kelak.

"Yang kami lakukan justru fungsi-fungsi parpol yang selama ini dibebankan kepada kami sebagai parpol," imbuh dia.

"Adapun logo partai yang tercantum di pojok atas kecil ini tunjukkan proses kredibel sebuah proses yang tak berada di ruang gelap. Sekali lagi, jauh dari keinginan curi start. Ini tanggungjawab kami sebagai parpol," sambungnya.

Selain itu, PSI juga akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Kami akan maju ke MK, meminta pemaknaan yang paling tepat dari MK, apa yang dimaksudkan citra diri. Mengajukan judicial review tentang makna citra diri pada MK," ujar Toni.

Laporan itu akan diajukan ke MK dalam waktu dekat. Mengingat, masa penyidikan di kepolisian paling lambat yakni 14 hari. "Terdekat, karena ini kan cuma 14 hari. Kemudian ke MK," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, meskipun PSI tidak menyertakan visi dan misi maupun program, namun mereka susah memenuhi unsur kampanye karena adanya citra diri partai. Seperti logo dan nomor urut.

"Dan dari kasus yang terjadi di PSI sudah memenuhi unsur keterpenuhi meskipun tidak ada visi misi itu sudah memenuhi unsur kampanye," ucap Abhan.

Kemensos terjunkan Tim LDP dampingi korban bom Surabaya dan Sidoarjo

Kemensos terjunkan Tim LDP dampingi korban bom Surabaya dan Sidoarjo


AGEN CASINO ONLINE

Kemensos menerjunkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) melakukan pendampingan dan advokasi sosial kepada keluarga korban meninggal dan korban luka pengeboman tiga gereja di Surabaya dan Rusunawa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo. Tim LDP terdiri dari unsur Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Tenaga Pelopor Perdamaian dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Menteri Sosial Idrus Marham menginstruksikan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat untuk membagi Tim LDP ke sejumlah titik.

Pertama, pendampingan korban yang tersebar di delapan rumah sakit di Surabaya. Kedua, pendampingan warga terdampak ledakan di Rusunawa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo. Ketiga, di Media Center Polda Jawa Timur untuk memantau perkembangan informasi terbaru dan selanjutnya akan di informasikan ke Pusdalops Tagana Jatim.

"Kami telah intruksikan seluruh anggota tim untuk all out membantu bersama unsur relawan lainnya. Yang paling mendesak adalah melaksanakan pendampingan psikososial, seperti trauma healing," ujar dia, Kamis (17/5).

Dia menjelaskan pendampingan psikososial yang dilakukan di antaranya adalah mengunjungi keluarga korban meninggal untuk bersilaturahmi dan menyampaikan duka cita. Selanjutnya menyampaikan persyaratan-persyaratan agar ahli waris mendapatkan santunan kematian dari Kemensos.

"Begitu juga dengan korban luka, pendampingan terus berjalan secara intensif dan melalui pendekatan-pendekatan personal agar segala sesuatnya berjalan lancar. Kami tekankan untuk sangat berhati-hati mengingat suasana batin mereka masih sangat berduka," katanya.

Dikatakan Harry, proses pendekatan keluarga harus mengedepankan etika dan memahami situasi yang diliputi rasa kehilangan dan kesedihan. Proses komunikasi dengan keluarga korban terus berjalan dan dijalankan dengan baik oleh Tagana dan Tenaga Perlopor Perdamaian.

"Perlu waktu memang untuk melakukan pendataan. Tim LDP harus mendalami kondisi keluarga korban, menyampaikan menyampaikan rasa duka, serta jelaskan misi bahwa mereka diutus pemerintah untuk melakukan pendampingan psikososial. Perlahan setelah komunikasi berjalan, mereka bisa memahami," papar dia.

Bahkan, lanjutnya, ada beberapa keluarga yang sama sekali tidak sanggup berkomunikasi dengan tim LDP karena perasaan duka yang sangat mendalam. "Akhirnya tidak dipaksakan. Kami minta tim mengulang lagi keesokan harinya," kata dia.

Sementara itu Anggota Tim LDP Provinsi Jawa Timur Twi Adi mengungkapkan di Rusunawa Wonocolo mulai dilakukan layanan dukungan psikososial oleh Tagana dan Tenaga Pelopor Perdamaian dari Kabupaten Sidoarjo sebanyak 25 orang. Dengan bergabungnya tim Sidoarjo ini menambah jumlah Tim LDP menjadi 100 orang.

Kegiatan LDP dilakukan di aula rusunawa Tower A karena Tower B yang merupakan lokasi ledakan telah dipasang garis batas polisi dan dijaga ketat oleh aparat untuk dilakukan investigasi. Warga tower B yang diungsikan ke Tower A sebanyak 94 kepala keluarga.

"Seluruh penghuni tower B harus meninggalkan unit hunian mereka dan untuk sementara tinggal di aula rusunawa. Untuk memberikan perlindungan kepada warga terdampak, kami mendirikan Dapur Umum Lapangan, serta bantuan berupa selimut, peralatan dapur, family kit, mainan anak-anak, dll," katanya.

Selasa, 15 Mei 2018

Video pria bersarung diperiksa, Polri minta masyarakat maklum

Video pria bersarung diperiksa, Polri minta masyarakat maklum


AGEN CASINO ONLINE

Beredar video seorang pria mengenakan sarung, baju koko, dan peci tengah melintas di jalan dan diperiksa beberapa anggota polisi. Pria tersebut diminta membuka isi kardus dan tas ransel yang dibawa.

Pria tersebut tampak kesal ketika diminta mengeluarkan semua isi kardus dan barang bawaan di dalam tas. Sejumlah pakaian yang ada di dalamnya pun dikeluarkan dan dibuang-buang ke jalan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan. Polisi tidak mau menganggap enteng hal-hal yang dicurigai. Dia mengambil contoh peristiwa di Mako Brimob.

"Karena faktanya yang di Mako Brimob (Depok), dia dicek di badan di tas enggak ada senjatanya. Ternyata senjata tajamnya diletakkan di bawah kemaluan," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/5).

Karena itu, Polri tidak mau menganggap remeh sekecil apapun informasi dan gerak-gerik mencurigakan yang dapat mengancam keamanan masyarakat. Dia meminta maaf sekaligus meminta masyarakat memaklumi situasi dan kondisi saat ini.

"Mohon maaf kepada masyarakat yang disetop, dimintai keterangan, dan ditanya seharusnya kooperatif kalau dia tidak punya masalah," tuturnya.

Setyo tidak menjelaskan secara rinci ciri-ciri atau batasan seseorang yang dicurigai. Namun pada umumnya, anggota yang ada di lapangan sudah terlatih dan dapat menggunakan intuisinya mengidentifikasi seseorang bermasalah.

Namun Setyo memastikan, pemeriksan yang dilakukan anggota kepolisian sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Polri.

"Jadi masyarakat juga harus maklum. Kalau dicurigai buka saja apa yang dia bawa, persilakan, harusnya gitu," ucap Setyo.

Terdengar rentetan tembakan di lokasi penembakan terduga teroris di Manukan Kulon

Terdengar rentetan tembakan di lokasi penembakan terduga teroris di Manukan Kulon


AGEN CASINO ONLINE

Baku tembak terjadi antara Densus 88 dan terduga teroris di Jl Sikatan, Manukan Kulon, Surabaya. Baku tembak terjadi tepat pukul 18.00 Wib.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Selasa (15/5), saat ini lokasi baku tembak masih didapati warga yang penasaran. Pengakuan warga, terdengar sebanyak 20 kali tembakan bersahutan.

Hingga saat ini, lokasi masih disteril. Warga tidak boleh mendekat.

Jenazah terduga teroris yang baku tembak dengan anggota Densus 88 di Jalan Sikatan, Tandes, Surabaya, Jawa Timur, telah tiba di RS Bhayangkara dan masuk kamar mayat. Saat ini, pengamanan di depan kamar mayat dijaga ketat anggota Brimob.

Pantauan di lokasi, tiba satu mobil jenazah sekitar pukul 18.20. Mobil tersebut hanya mengangkut satu jenazah yang diduga anggota jaringan terkait teror Surabaya dan Sidoarjo.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, mengatakan dalam baku tembak itu, satu orang pelaku ditembak mati.

"Pelaku melawan petugas sehingga dilakukan penindakan. Seorang laki-laki usia 39-41 tahun," tuturnya.

Dibuntuti saat pulang, suami PNS Polda Sumsel tewas ditusuk 5 pelaku

Dibuntuti saat pulang, suami PNS Polda Sumsel tewas ditusuk 5 pelaku


AGEN CASINO ONLINE

Suami seorang pegawai negeri sipil (PNS) Polda Sumsel, M Raya (37) tewas ditusuk lima pelaku yang mengendarai mobil. Dua pelaku diringkus polisi dan masih dalam pemeriksaan.

Peristiwa itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumahnya di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Kemuning, Palembang, setelah mengantar istrinya yang bekerja di Polda Sumsel, Selasa (15/5). Saat melintas di Jalan Musi Raya, Kelurahan Sako, Palembang, dia disalip satu unit mobil sehingga membuatnya panik.

Lalu, dua orang keluar dan tanpa basa-basi menusuk korban. Para pelaku kabur. Sementara korban sempat mengarahkan motornya ke arah Terminal Sako dengan kondisi pisau masih menancap di pinggangnya.

Di terminal itu, korban memberitahu bahwa dirinya ditusuk oleh penumpang mobil yang berisi lima orang. Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tewas dalam perawatan.

Menurut saudara korban, Beni (52), Raya sudah dibuntuti pelaku saat mengantar istrinya bekerja sebagai PNS di Polda Sumsel. Dia mendapat kabar pelakunya berjumlah lima orang dan baru ditangkap dua orang.

"Dibuntuti dari awal, mungkin sudah diincar. Katanya dua dari lima pelaku sudah ditangkap polisi," ungkap Beni.

Dikatakannya, korban sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Perumnas Sako Palembang. Namun, dirinya tidak mengetahui apakah korban punya masalah dengan orang lain.

"Tidak tahu masalahnya apa, tapi katanya korban kenal sama satu pelaku," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sako Palembang, Kompol Ahmad Firdaus membenarkan telah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan. Pihaknya menyita barang bukti berupa pisau yang melekat di tubuh korban.

"Masih kita periksa, apakah ada pelaku lain atau tidak. Motifnya juga masih didalami," tegas Ahmad.

Senin, 14 Mei 2018

Keluarga tak ingin jenazah bomber Gereja dimakamkan di kampung halaman

Keluarga tak ingin jenazah bomber Gereja dimakamkan di kampung halaman


AGEN CASINO ONLINE

Jenazah Puji Kuswati, pelaku bom bunuh diri yang melibatkan dua anaknya di Gereja Surabaya tidak diinginkan pihak keluarga. Puji merupakan anak ketiga dari pasangan keluarga Kusni dan Minarti Infiah yang tinggal di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi.

Rusiyono, perwakilan keluarga Puji mengatakan, hingga saat ini kondisi orangtua pelaku masih syok mengetahui kabar anaknya merupakan pelaku terorisme, apalagi melibatkan keempat anaknya.

Pihak keluarga pun menginginkan Puji bisa dimakamkan di Surabaya sesuai domisili tempat tinggalnya.

"Mohon maaf, kami tidak menolak. Atas nama keluarga saya mewakili, kami menginginkan agar Puji dimakamkan sesuai domisili tempat tinggalnya," ujar Rusiyono saat dihubungi via telepon, Senin (14/5).

Hingga saat ini, Rusiyono masih berupaya menenangkan kondisi orangtua Puji yang masih kaget mendengar kabar yang pertama diketahui melalui berita di salah satu stasiun televisi.

Rusiyono mengatakan, Puji memang dilahirkan di Banyuwangi, namun saat berusia 20 bulan, dia dirawat dan dibesarkan oleh Budenya di Kabupaten Magetan.

"Sudah tidak dirawat orangtua sejak usai 20 bulan. Sejak menikah dia cenderung tertutup," ucapnya singkat.

Komunikasi Puji dengan pihak keluarga dirasa mulai renggang setelah orangtuanya tidak merestui pernikahannya dengan Dita Supriyanto. Saat itu, pihak keluarga menilai Dita memiliki pemahaman yang berbeda terkait aliran agama yang dianut.

Dita Supriyanto bersama istrinya Puji Kuswati merupakan pelaku bom bunuh diri yang menyerang tiga Gereja di Surabaya pada Minggu pagi, (13/5). Kedua pelaku juga melibatkan keempat anaknya untuk menjadi pelaku boom bunuh diri.

Sementara itu, Kepala Desa Tembokrejo, Sumarto menghargai keputusan pihak keluarga pelaku bom bunuh diri di Surabaya. Namun dia siap membantu bila akhirnya jenazah harus dikubur di kampung kelahirannya.

"Jika keluarga menghendaki, kami siap membantu berusaha untuk menerima jenazah dikubur di sini. Tergantung pihak Keluarga," katanya.

Solidaritas korban bom Surabaya, ribuan warga nyalakan lilin

Solidaritas korban bom Surabaya, ribuan warga nyalakan lilin


AGEN CASINO ONLINE

Ribuan warga mengadakan doa bersama dan menyalakan lilin di bundaran jam Kota Salatiga, Senin (14/5). Mereka melakukan aksi solidaritas untuk korban teror bom di Surabaya.

Aksi ini diikuti Wali Kota Yuliyanto, Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, dan Dandim 0714/Salatiga Letkol Prayoga Erawan.

Peserta berasal dari berbagai ormas, etnis, mahasiswa, dan warga. Beberapa orang terlihat menangis saat pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Hindu membacakan doa. Setelahnya, peserta aksi bersama-sama menyalakan lilin dan berjalan mengelilingi bundaran jam sembari menyanyikan lagu-lagu nasionalis. Seperti Padamu Negeri dan Maju Tak Gentar.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan aksi nyalakan lilin ini bertujuan menunjukkan solidaritas kepada korban bom di Surabaya. "Kita semua tentu mengutuk aksi yang keji tersebut. Dari Salatiga kami kabarkan, seluruh rakyat Indonesia bersama Surabaya. Sebagai anak bangsa, kita berempati dan menyatakan perang melawan terorisme," tegasnya.

Sementara AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. "Serahkan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus terorisme ini. Tugas kepolisian adalah menciptakan rasa damai dan aman di masyarakat," paparnya.

Seorang peserta aksi, Moncos, menyatakan mengecam aksi terorisme yang terjadi di Surabaya. Menurutnya, terorisme adalah tindakan pengecut.